HOME

Login

Quick Tutorial

 

1 2  3
 Junior Cube  Rubik's Cube Rubik's Revenge
 

MENU

Shout Box!

Latest Message: 9 hours, 52 minutes ago
  • [GUEST]guest_5164 : rumus buat F2L tu gmn sih???
  • [GUEST]aham : mksd sya tlg d buatin tutorial videox heheheh  grin
  • [GUEST]guest_6638 : Bro tlg d buatin dong tutorial mainx !!! grin
  • [GUEST]Novri : Bang pada tau dri mana nih rumus ksh tau situsx bang Smile
  • [GUEST]Adzhy : bang cara nambahin kecepatan main rubik 3x3 tipe D yongjun gimana
  • [GUEST]guest_3080 : klo rata2 waktu buat para pemula itu brapa ya bang?? saya peke tipe E diansheng...baru bisa 1 menit 30an detik...
  • [GUEST]guest_3080 : klo rata2 waktu buat para pemula itu brapa ya bang??
  • [GUEST]tiara : ah aku meni pusing ih gimana caranya sih?????
  • [GUEST]guest_6566 : ah pusing deh aku
  • andrejho : bikin kotak super square 1... kalo udah jadi kotaknya ternyata gampang yang susahnya malah bikin kotaknya... gmn y?

Syndicate


Designed by:
SiteGround web hosting Joomla Templates

Penjualan Rubik's Cube Orisinil Dibuka!

Rubiks cubeVirKill.com kini Menjual Rubiks Cube Original dengan harga yang lebih murah. Kami menemukan cara yang cerdas untuk mendapatkan rubiks original dengan harga yang bahkan lebih murah dari Rubiks.com. Anda tidak perlu pusing lagi memikirkan biaya pengiriman ke Indonesia. Sambil menunggu kami melengkapi katalog produk dan memindahkannya ke web ini, anda dapat mengunjunginya di http://virkill.wordpress.com/membeli-rubiks/

Welcome to Indonesian Cube Site
ANDIK LUKMAN BLOG: Interview with VirKill
Ditulis Oleh Arif Yulian   
Saturday, 24 July 2010
 
Average user rating    (0 vote)
Views 57    
Wawancara ini dilakukan oleh Andik Lukman. Seorang ahli dalam bidang Fewest Move. Anda bisa melihat banyak sekali hasil wawancara dengan para speedcuber dalam dan luar negri. Dia berhasil mewawancarai Chris Hardwick, Erik, Felik, Macky, dan banyak sekali legenda speedcubing DUNIA dan dalam negri. Kunjungi Blognya yang luar biasa di Http://undick.wordpress.com
Quantcast

VirKill

Arif Yulian Nur atau lebih dikenal sebagai Virkill adalah seorang cuber yang menjabat sebagai Ketua NSA (Nusantara Speedcubing Association), induk organisasi pecinta rubik di Indonesia. Dia merupakan salah satu penggerak dunia rubik di Indonesia sehingga bisa semarak seperti sekarang.Dengan virkill.com-nya, dia mulai membius para cuber Indonesia untuk terus maju dengan menyajikan artikel-artikel yang berbobot. Kecintaannya pada rubik mendorong dia untuk membuka toko rubik bernama Virkill Cubeshop di Saphir Square, Jogjakarta. Dia merupakan penemu metode memorisasi PAPA Journey yang merupakan metode handal untuk BLD. Virkill juga adalah BLD 4×4 Solver pertama di Indonesia. Satu hal lagi yang mengesankan dari Virkill, dia menciptakan rubik merek VC (Virkill Cuztomisation) yang direview sangat baik oleh beberapa cuber top Indonesia.

1. Kapan mulai cubing?
Aku masih inget, akhir juli 2008. Jalan Jalan di sebuah dept store deket UGM, nemu mainan kotak dan taruhan sama si pacar aku bisa menyelesaikannya dalam semalam (bersama paman gugel tentunya. hehe) I did it.. dan seperti yang lain,mulai haus kecepatan.

2. Ceritakan perkembangan anda maen rubik?
Sejak bisa solve, tiap jam istirahat dan pulang kantor mesti ngobrak abrik web dan youtube untuk nyari cara lebih cepet. Saat itu di indo cuman ada abel yang bikin web tentang rubik (kagak diupdate saking sibuknya) dan indorubik.com (senasib). Melihat wca rank untukindonesia dan hanya ada 3 nama (termasuk maria oey) jadi mimpi untuk membawa indonesia menggebrak dunia speedcubing suatu saat nanti. Dengan berbekal ilmu alakadarnya mulailah merilis virkill.com. Nongkrong jawabin pertanyaan di thread rubiks cube di kaskus sampai akhirnya pak ddcrow ngajak gabung jadi moderator rubikku yang pertama dan mulai mendrive massa ke situ.

Kala itu yang terkenal tentu saja abel brata, dan di kalangan ‘cuber underground’ ada adenk, ddcrow dan Yudhi. Kecepatan saya masih sub 30 saat itu. Berguru pada mereka mereka yang sudah lebih cepat, dan sekaligus ingin tantangan yang lebih manthab, saya belajar 4×4, BLD, OH, 5×5,2×2 dll. Saat itu hanya abel yang mampu menyelesaikan banyak event mengacu pada WCA sementara cuber lain hanya fokus di 3×3.

3. Biggest Accomplishment selama maen rubik?
Biggestnya menurut saya adalah sebagai peramu PAPA Journey. Sistem memorisasi yang disempurnakan untuk akurasi BLD, Multi, dan Big cubes BLD. Sistem memorisasi ini merupakan salah satu kunci melesatnya kemampuan indonesia di kancah BLD meskipun PAPA journey tidak cocok untuk single BLD dalam hal kecepatan. Dewasa ini menjadi sistem memorisasi BLD mainstream di Indoensia dan masih menahan diri untuk tidak mempublikasikannya secara terbuka. Biarlah detail PAPA journey menjadi harta indonesia. :)

Menjadi salah satu founder dan ketua NSA belum saya anggap sebagai accomplishment mengingat masih banyak yang perlu dibenahi,dan jujur saya merasa kemajuan luar biasa yang dicapai NSA saat ini justru merupakan hasil jerih payah rekan rekan yang lain seperti Ibu maria Oey, Abel, Arnold, Kingman, wicak, dan lain lain.

4. Cuber yang berpotensi menurut anda siapa?

Nathan di speed. Jenius dia

Cristo ‘berenda’ Devinco. Next master BLD

5. Cubing hero anda siapa?

Aku pernah bikin thread tentang ini.  Ada banyak banget.Tp yang jelas:
Lokal : Abel Brata sang pionir, Maria Oey our godmother, Wicaksono Adi the real provocator

Luar : Cris Hardwick, Denis Stehrau, Mike Hughey,

6. Kesibukan lain selain cubing?
Managing virkillstore,managing sweetbearry froyo untuk jogja solo semarang.

7. Iklim cubing di Indonesia menurut anda gimana?
Great. Kita sampai di suatu puncak dimana rubiks jadi sangat populer,namun berlum terlalu populer. Ini perlu dibina secara cermat dengan penyelenggaraan kompetisi yang official dan jangan terlalu sering untuk menjaga iklim ini bukan sekedar tren. Industri dan bisnis seputar cube juga berjalan dengan pesat. Yang perlu dicermati adalah, speedcubing perlu dikomersialisasikan secara profesional untuk menjaga keseimbangan. Para cuber pro mendapat benefit dari hadiah hadiah lomba,para pemula menjadi konsumen dan mencoba mengejar posisi puncak, dan industri+bisnis seputar cube tidak hanya menjadi lintah tren namun juga penyupport speedcubing tetap digemari dengan menyelenggarakan kompetisi,mendukung kegiatan speedcubing, dll.

8. Main event apa aja?
2×2, 3×3, 4×4, 5×5, 6×6, 7×7, pyraminx, magic, OH, BLD, Multi BLD

9. Event apa mana yang paling disukai?
BLD, OH

10. Rubik yang dipake merek apa?
2×2 : lan lan
3×3 : VC, edison
4×4 : mefferts
5×5 – 7×7 : vcube
pyraminx : mefferts
megaminx : mf8
square-1 : mf8

11. Metode yang dipake apa?
CFOP standar :)

12. Apa yang membuat anda tertarik main rubik?
Ditantang si pacar ^^

13. Anda membuat cube VC (Virkill Customization), apa kelebihan cube ini? Referensi anda dalam membuat rubik jenis ini apa?

Secara struktur, VC adalah replika edison dengan materi plastik yang lebih ringan. Keunggulangannya adalah stopping mechanism yang mencegah overturn. sangat cocok untuk One Handed event. Pengguna VC di Indonesia mendekati angka 1000. Banyak yang memesan dari satu daerah di indonesia, dan memesan kembali dalam jumlah banyak karena teman temannya pada suka.

14. Anda sekarang seperti lebih banyak berperan di balik layar dunia cubing Indonesia, tanggapan anda?
Dari awal sebenarnya saya ingin hanya di belakang layar. Saya sadar saya tidak memiliki tangan cepat ataupun memori yang hebat untuk maju sebagai prajurit cuber yang membawa nama indonesia. Saya mencoba membawa perubahan dengan menyusun konsep dan roadmap untuk speedcubing indonesia. Tohpun saya juga tidak memiliki bakat dalam melaksanakan konsep-konsep tersebut. Syukurlah saat ini sudah ada banyak orang orang hebat di NSA. :) Saatnya regenerasi.

15. Last but not least, Harapan buat dunia cubing indonesia…

Indonesia akan melahirkan cuber cuber tangguh dan organisator yang mampu melanjutkan NSA secara mumpuni. Banzai!!!

Virkill BLD 4×4

Virkill is Legend…

Pangkalpinang, 4 Mei 2010

User comments Quote this article in website Favoured Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Ultimate Review : Type A, Edison, VC, F, C, A, dll
Ditulis Oleh Wicaksono Adi   
Friday, 05 March 2010
 
Average user rating    (0 vote)
Views 1868    

(Thread ini dibuat oleh Wicaksono “chuck” adi)

 

Halo semuanya,

Seiring dengan popularitas speedcubing di tanah air yang terus berkembang, semakin mudah pula kita untuk mendapatkan jenis cube yang beraneka ragam. Namun saya melihat masih kurangnya informasi yang membuka pengetahuan kita mengenai tipe-tipe cube yang beredar di pasaran sekarang ini.

Beberapa waktu lalu, ketika saya belum benar-benar memiliki sendiri beragam jenis cube tersebut, saya memaksa diri saya untuk memberikan review mengenai cube-cube itu di buku saya. Saya menggabungkan berbagai informasi review yang saya telaah secara mendalam dari Speedsolving Hardware Area dan video-video review di Youtube, dan hasilnya adalah sebagaimana yang bisa teman-teman baca di buku saya halaman 34-37.

Setelah memiliki hampir seluruh cube yang saya review tersebut (kecuali Tipe B, dan Joy Cube karena memang sudah tidak diproduksi lagi), beberapa pandangan saya berubah. Dan saya pun sangat meyakini bahwa setiap cuber akan memiliki pandangan dan preferensi yang berbeda untuk setiap jenis cube. Beberapa review cube di buku saya tersebut akan direvisi mulai cetakan ketiga, bersama dengan revisi untuk beberapa algoritma PLL.

Thread review ini dimaksudkan sebagai sumber informasi bagi kita tentang kualitas jenis-jenis cube yang beredar di pasaran. Silahkan teman-teman ikut memberikan pandangan mengenai cube yang telah teman-teman miliki dan gunakan selama beberapa waktu.

Untuk mengawali thread ini, saya mengambil Average of 5 untuk setiap jenis cube, dan berikut ini hasilnya.

1. VirKill Custom (VC) : 21,34 detik

2. Edison : 21,82 detik

3. Type F (II) : 22,60 detik

4. ZL : 22,64 detik

5. Type C (II) : 23,58 detik

6. Type A (II) : 24,07 detik

7. Type A (III) : 24,62 detik

8. Rubik’s DIY : 25,19 detik

9. Type E : 25,55 detik

10. C4U DIY : 25,62 detik

11. Rubik’s Storebought : 25,68 detik

MY REVIEW

1. VirKill Custom (VC) Cube, surprisingly is the BEST cube I have used so far. Dihadirkan dan dicustom secara khusus oleh VIRKILL, cuber hardcore yang tidak diragukan lagi kredibilitasnya di dunia speedcubing Indonesia, VC memiliki putaran yang SANGAT SMOOTH. VC memiliki mekanisme CENTER PIECE yang sama seperti Edison dan ZL, menjadikannya memiliki sensasi gesekan khas, yang membuat cuber manapun ketagihan untuk menscramble dan mensolvingnya berulang-ulang kali. VC memiliki cutting corner sebaik ZL dan anti pop out layaknya Edison. Bobotnya sedang, dengan material yang berkualitas. Pada customized tension yang diberikan oleh VirKill, awalnya Anda akan mendapatinya terlalu loose. Tapi jangan langsung memutuskan untuk mengendorkan tensionnya, karena setelah Anda mainkan beberapa kali dan diberi lubrikasi, Anda akan mendapati cube dengan putaran yang perfectly smooth!

Cuber manapun akan dengan senang hati menjadikannya sebagai cube utamanya. But, keep in mind bahwa setiap cube memiliki umur, dan cube dengan mekanisme seperti VC, Edison, dan ZL akan semakin kehilangan taringnya seiring dengan penggunaan yang terus menerus. Maka saya menyarankan agar Anda menggunakannya secara bijaksana, atau membelinya dalam jumlah banyak (saya serius, Anda tidak akan rela jika harus kehilangan cube sebaik ini). VC hadir tanpa stiker dari suppliernya, sehingga Anda harus menyisihkan uang lagi jika Anda menginginkan stiker yang berkualitas untuk cube ini, atau VirKill akan secara cuma-cuma memberikan replacement sticker original dari Rubik’s, yang seperti kita tahu sangat mudah rusak.


2. Edison cube yang baru dibuka dari boxnya, memiliki putaran yang cukup berat dan kasar. Setelah disetting dan dilubrikasi, cube ini cukup nyaman untuk digunakan. Anda akan merasakan sensasi GESEKAN KHAS pada putaran cube ini, yang merupakan mekanisme khusus yang dimiliki oleh bagian dalam CENTER PIECE-nya. Hal ini membuat Edison memiliki PRESISI putaran yang sangat tinggi sehingga terasa mantap untuk mengeksekusi algoritma, meskipun fingertrick Anda biasa-biasa saja. Cutting cornernya MENAKJUBKAN dan SUPER CEPAT, serta tidak mudah pop. Cube ini memerlukan waktu untuk breaking in, dan akan menjadi cube yang lebih luar biasa lagi setelah itu. Bisa saya katakan, kekurangan Edison hanyalah harganya yang mahal dan warna stikernya yang suram. Dan kini Edison adalah cube utama saya untuk speedsolve.


3. Tipe F (II) memiliki bobot yang RINGAN dan putaran yang SANGAT HALUS, termasuk putaran slice-nya. Cutting cornernya baik dan anti pop. Dibandingkan Tipe F Replica (biasanya berbox oranye), Tipe F yang asli (box biru untuk F (I) dan box hitam untuk F (II), berhologram) ini memiliki presisi putaran yang lebih tinggi dan bahan yang lebih tebal, walaupun tetap terasa seperti plastik murahan. Bentuk pillowednya menjadikan grip terasa lebih nyaman. Namun karena saya sudah terbiasa dengan Storebought dan Edison, bagi saya bobot cube ini TERLALU RINGAN untuk speedsolve, sehingga saya hanya menggunakannya untuk BLD dan OH. Saya belum mencoba Tipe F (I) yang berbox biru, namun mengingat harganya yang lebih murah, saya berasumsi kualitasnya tidak lebih baik dari Tipe F (II) ini.

Tipe F (II) dan Tipe F Replica

4. ZL Cube memiliki SEMUA KELEBIHAN Edison, dengan pengecualian ZL lebih mudah pop out dan bobotnya sedikit lebih ringan. Dan yang menarik adalah, jika Edison semakin digunakan semakin enak, ZL justru berada pada kondisi terbaiknya saat pertama dibuka dari box dan dilubrikasi, setelah itu gesekan khas ZL akan semakin menghilang seiring penggunaannya, menjadikannya akan terasa tak ubahnya seperti Tipe D biasa. Itulah sebabnya saya selalu menyimpan ZL cube saya dan hanya menggunakannya dalam kompetisi penting atau official, karena saya ingin menjaga kondisi primanya selama mungkin. Meskipun harga jual ZL di toko hanya sekitar Rp. 30.000, cube ini sangat langka di pasaran (bahkan ada distributor yang mengatakan sudah tidak diproduksi lagi), sehingga saya rela membelinya dengan harga seperti Edison sekalipun!


5. Tipe C (II) bisa dikatakan memiliki bobot cube dan kadar putaran yang PAS, stabil, tidak terlalu ringan dan tidak terlalu berat. Rasanya seperti titik tengah antara Rubik’s Storebought dan Rubik’s DIY. Putarannya terasa crispy dan tidak hollow seperti kebanyakan Tipe D. Cutting cornernya sangat baik dan kualitas bahannya bagus. Dengan segala kestabilan dan kenyamanan menggunakannya, Tipe C adalah cube sekunder saya untuk speedsolve dan BLD.


6. Tipe A (II) menghasilkan gesekan yang besar antar piece dalam setiap putarannya, menjadikannya sangat BERISIK dan mudah LOCK UP. Cube ini memiliki jalur-jalur di bagian dalam piecenya yang dirancang untuk meminimalisir pop, dan GAGAL TOTAL karena cube ini justru mudah pop! =_= Cube ini memiliki bobot dan putaran yang ringan, sedikit lebih berat dari Tipe F. Sehingga cube ini cocok bagi mereka yang menyukai cube ringan namun yang lebih berat dari Tipe F.

7. Tipe A (III) memiliki cukup banyak perbedaan dengan A (II), dalam segi yang positif. Tipe A ini lebih tidak berisik, anti pop, dan memiliki putaran yang sangat ringan, hampir sama ringannya dengan Tipe F. Satu-satunya keganjilan yang saya rasakan adalah edge dan center piece-nya yang memiliki dimensi lebih lebar daripada cornernya. Hal ini menjadikan grip saya agak canggung, namun perasaan tersebut berangsur-angsur hilang. Secara keseluruhan, cube ini adalah cube yang bagus, jauh lebih baik dari Tipe A (II). Di samping itu, ada satu jenis tipe A lagi yang beredar di pasaran yaitu Tipe A (V) dan belum pernah saya coba. Menurut Chilwin, kualitas A (V) lebih mirip dengan Tipe A (II) daripada Tipe A (III). Menurut Lynx, putarannya halus dan berisik khas tipe A, dengan harga yang cukup mahal untuk DIY lain di kelasnya.

Tipe A (II) dan Tipe A (III)

8. Rubik’s DIY, apa yang saya bisa saya katakan? Di samping semua kelebihannya yang masyhur, Rubik’s DIY saya nilai sebagai cube yang paling mudah LOCK UP di antara seluruh cube yang saya gunakan. Bahkan Rubik’s Storebought saya masih lebih jarang mengalami lock up. Namun dengan putarannya yang RINGAN dan CEPAT, Rubik’s DIY akan sangat optimal jika digunakan oleh cuber yang memiliki FINGERTRICK yang baik.

9. Tipe E atau yang lebih dikenal dengan Diansheng, memiliki kualitas RATA-RATA. Putarannya cukup ringan, cutting cornernya tidak terlalu buruk, dan memiliki presisi putaran yang baik. Walau center capsnya sangat mudah lepas seperti Rubik’s DIY, cube ini ANTI POP layaknya Tipe F.


10. C4U DIY menurut saya memiliki banyak kesamaan dengan Rubik’s DIY. Karakteristik putarannya yang RINGAN dan CEPAT, cutting corner yang baik dan anti pop. Di tangan saya, C4U cukup sering mengalami lock up. Namun saya pernah melihat cuber-cuber cepat sub 15 macam Ando dan Jihan sangat cepat dengan C4U, sehingga saya meyakini bahwa C4U akan sangat optimal jika digunakan oleh cuber yang memiliki FINGERTRICK yang baik. Di samping itu C4U memiliki gerakan slice yang sangat ringan, menjadikannya sebagai cube utama saya untuk BLD karena saya menggunakan metode M2 yang banyak menggunakan M slice.


11. Rubik’s Original/Storebought ini telah saya gunakan terus menerus selama 9 bulan dengan penggunaan Jig-A-Loo, membuatnya cukup nyaman digunakan untuk speed dan tidak pernah pop. Namun karena putarannya yang kadang masih tersendat, Rubik’s Storebought memiliki presisi yang buruk dan sering mengalami lock up. Bobotnya yang berat dan tension yang tidak merata pada setiap sisi menambah nilai minus untuknya. Tapi saya akan tetap mencintai cube bersejarah ini =D

Kurang lebih seperti itu review subjektif dari saya. Saya sengaja tidak mereview Tipe D, karena kualitas dan replika Tipe D yang beredar di Indonesia sekarang sudah sangat beragam, sehingga saya yakin review mengenai Tipe D tidak akan relevan untuk dijadikan bahan pertimbangan.

Tetaplah up to date dengan thread ini, jika saya memiliki cube 3×3x3 baru yang belum ada di thread ini saya akan menambahkannya ke dalam review.

Demi alasan kepatutan, mohon untuk tidak membicarakan harga dalam thread review ini. Silahkan langsung menghubungi seller-seller yang menjual cube yang bersangkutan untuk mengetahui harganya.

Terima kasih telah menyimak =)

DISCLAIMER
Demi menjaga independensi, semua cube yang saya review ini didapat dengan cara membeli dari penjualnya langsung dan bukan pinjaman. Average of 5 yang saya cantumkan di atas hanyalah untuk menguatkan potensi nyata yang bisa diberikan oleh masing-masing cube, dan merupakan average of 5 terbaik yang bisa saya peroleh dengan cube yang bersangkutan.

User comments Quote this article in website Favoured Save this to del.icio.us Related articles Read more...
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 5 dari 47

POLLING SINTING

Sebutkan Rubik Andalanmu!!
 

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini161
mod_vvisit_counterKemarin868
mod_vvisit_counterMinggu ini6526
mod_vvisit_counterBulan ini161
mod_vvisit_counterAll379515

Commercial Break!

Advertisement

My Alexa rank

Saat ini ada 7 tamu dan 6 anggota online

Let's chat!

Chat Now!